LSM Pakem Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Program CSR Di Kota Madiun
Pasifiknews.com_Madiun. Bagaimana dan
ada apa dengan pengelolaan serta peruntukan dana CSR di kota Madiun selama ini ? Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dan evaluasi Publik menyangkut transparansi pengelolaan dan teknis pelaksanaannya sebagai bagian dari dukungan Pembangunan di Kota Madiun. Salah satu sorotan Evaluasi Publik tersebut datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat Garis Pakem Mandiri yang saat ini sedang getol getolnya menyoroti program CSR di kota Madiun. Sudahkah sesuai dengan 7 jenis program CSR ?
Menurut Ketum LSM Pakem Udin ,seperti yang disampaikan kepada media ini ada beberapa jenis program CSR diantaranya, 1. Pengolahan limbah 2. Rehabilitasi alam 3.Sumber energi terbarukan 4.Filantropi 5. Budaya kerja ramah SDM (sumber daya manusia) 6. Pemberdayaan ekonomi karyawan dan 7. Volunteering. Lebih lanjut dikatakan oleh Udin Pakem ” semenjak kami layangkan surat permohonan data terkait CSR ke BAPPEDA kota Madiun, beserta tembusan ke PJ walikota dan Sekda sampai hari ini kami belum menerima balasan sesuai apa yang kami harapkan sehingga kami selaku lembaga monitoring beranggapan dalam program CSR di kota Madiun kurang Transparan terutama faktor pelibatan Publik didalamnya ” , Kata Udin kepada media ini.
LSM Pakem menilai ada dugaan kurangnya sosialisasi tentang program CSR, contoh siapa ketua forum pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (fptsp )di bidang CSR ? Dari hal ini, LSM Pakem sebagai lembaga monitoring timbul praduga Apakah sudah tepat sasaran, tepat program csr-nya, tepat pelaporannya ,tepat penerima manfaat dan tepat peran serta pemerintah ? LSM Pakem mengajak pada masyarakat banyak khususnya Madiun kota untuk betul-betul mengawal program CSR terutama di kota Madiun yang saat ini sudah terlaksana dan ada dugaan terjadi potensi penyimpangan-penyimpangan terhadap pelaksanaan maupun dari tujuan CSR itu sendiri.
Menanggapi pernyataan dari LSM Pakem tersebut, hingga berita ini ditayangkan belum diperoleh tanggapan dari Pihak terkait terutama dari Pemkot Madiun.( Jhon ).







