Pasifik News
Beranda Daerah Sungguh Memprihatinkan,Sampah Dibiarkan Menggunung di Area Pasar Sayur Caruban Madiun

Sungguh Memprihatinkan,Sampah Dibiarkan Menggunung di Area Pasar Sayur Caruban Madiun

Pasifiknews.com_Madiun.Hingga berita ini ditayangkan, pemandangan tidak sedap dan aroma yang menyengat, terabaikan oleh Dinas terkait Pemkab Madiun. Khususnya para Pedagang di Pasar Sayur Caruban,Kabupaten Madiun dan masyarakat sekitarnya mengeluhkan terkait tanggung jawab pengelolahan sampah yang Menumpuk dan memakan bahu jalan yang berada di belakang pasar Sayur Caruban saat ini dan parahnya keluhan ini sudah dirasakan oleh para pedagang dan warga sekitar yang terjadi kurang lebih setahun belakangan ini.

Jurnalis Pasifiknews.com berhasil meminta keterangan beberapa pihak di area Pasar Sayur Caruban.Menurut keterangan dari salah seorang Satpam Pasar sayur Caruban,Agus jaya dan Mariyono bahwa hal tersebut dikatakan,dikarenakan banyak dari warga masyarakat sekitar ikut membuang sampah ditempat tersebut. Yang terjadi tumpukan sampah tak beraturan dan menggunung sampai memakan badan jalan.Keterangan tersebut dikuatkan oleh salah satu tokoh pedagang pasar sayur yaitu Purnomo.

 

Dikatakan oleh Purnomo, dirinya juga mengeluhkan hal ini bisa terjadi dan parahnya dengan tidak ada petugas kebersihan yang masuk ke dalam pasar dan menurutnya itu terjadi sudah sekitar setahunan ini,sehingga para pedagang harus membuang sampah sendiri.Menurutnya memang sudah setahunan ini para pedagang tidak dipungut retribusi sampah, namun harapan pedagang tetap ada petugas kebersihan yang masuk kedalam pasar dan pedagang bersedia membayar retribusi sampah.

 

Hingga berita ini ditayangkan belum diperoleh tanggapan atau keterangan dari Dinas Terkait menyangkut Penanganan sampah yang menggunung di area Pasar sayur Caruban tersebut.

Warga sekitar dan para pedagang berharap segera ada tindakan penanganan yang serius dari Dinas Terkait soal adanya gunungan sampah yang sangat mengganggu Kenyamanan warga sekitar dan para pedagang khususnya.(MT.Jhon).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan