Rentan Jadi ‘ Mainan Politis ‘ Publik Ikut Pantau Seleksi Calon Direksi PDAM Kota Madiun


Pasifiknews.com_Madiun.Telah beredar di ranah Publik khususnya di Kota Madiun,Surat Pengumuman melalui Surat Nomor ; 2/PANSEL-PDAM.Tirta.Tamansari/V/2026 Tentang seleksi calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Ir Soeko Dwi Handiarto MT selaku Ketua Panitia Seleksi. Dalam surat tersebut diketahui telah dibuka masa Pendaftarannya mulai 20 Mei hingga 5 Juni 2026.Didalam surat tersebut juga telah ditentukan Syarat syarat dan kriteria yang dibutuhkan serta Kualifikasi bagi Pendaftar Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun yang ingin Mendaftar.
Belajar dari Pengamatan Publik dan catatan sejarah sebelumnya, terkait keberadaan dan posisi para Direksi dan Direktur PDAM sebagai Badan Usaha Milik Daerah, selain faktor Akademis,Pengalaman dibidangnya dan Kwalitas Sumber Daya Manusianya,Tampaknya satu hal yang dipandang Cukup Penting dan Mendesak Dilakukan adalah Penegasan dan Penetapan serta Pembatasan wewenang Jabatan dari Dirut dan Para Direksi guna Mengantisipasi Penyelewengan Wewenang Jabatan diluar Ketentuan Sistem Manajemen yang telah ada.
Publik berharap Seleksi berjalan Obyektif,profesional dan Bukan berpihak pada Calon ‘ Pesanan ‘ agar hasilnya dapat Memenuhi Sumber daya manusia yang sesuai Standart yang telah Ditentukan.
Jangan ada lagi muatan muatan Politis terkait Kebutuhan Pengisian Dirut PDAM dan Direksi Direksinya yang Dampaknya bisa berpotensi munculnya Kepentingan Terselubung baik Vertikal maupun Horizontal yang Rentan bernuansa ‘ budaya Setor ‘.Jangan khianati amanah rakyat yang sudah Memodali Badan Usaha Milik Daerah atau Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun melalui Anggaran APBD dengan Kepentingan kepentingan Oknum tertentu yang menjadikan BUMD sebagai ‘ Sapi Perah ‘.
‘ Raport Merah ‘ akibat perilaku Korup yang dilakukan oleh Oknum hingga harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK hingga berproses di Pengadilan, diharapkan dapat menjadi Pelajaran penting bagi semua Pihak terutama di lingkaran Birokrasi Pemkot Madiun untuk lebih Berani lagi menjaga Integritas, Profesionalitas dan Tertib Administratif serta Menjaga Komitmen untuk Tidak lagi Berperilaku Korup.(Jhon).












