Suara Redaksi ; Kanker Hati Kian Masif Menggerogoti Nurani Berbuat Korup
Pasifiknews.com_Madiun.Negeri ini ternyata telah lama digerogoti oleh Penyakit Kanker Hati yang Bercokol di jiwa Para Oknum Pengkhianat rakyat. Penyakit Kanker Hati yang begitu parah telah merusak Hati Nurani mereka memanfaatkan peluang Jabatan sebagai alat Kejahatan Berperilaku Korup.Bukannya menjadi Pejabat yang Ikhlas berkorban Demi Kesejahteraan rakyat,Tetapi yang terjadi Justru Hati nurani mereka Terpapar dan Terkontaminasi oleh Nafsu Keserakahan mengakali Aturan hanya untuk memperoleh Uang dan Materi dengan cara cara yang Brutal dan Sadis.
Amanah kewenangan yang diamanatkan oleh Negara dan Rakyat tak lagi bisa Menuntun hatinya menjaga loyalitas dan Integritas yang justru faktanya terasa begitu hancur porak-poranda menggerogoti nalar sehat Moralitasnya.
Logika kepentingan,telah bergeser
dari hati nurani mereka para Oknum
penjarah, perampok,pengkhianat
dan penipu rakyat jelata.
Kursi jabatan berubah menjadi kursi
maksiat dengan nafsu mengakali peruntukan anggaran hanya untuk kepentingan pribadinya,kelompoknya dan kroni kroninya.
Para maling yang gila hormat setelah didudukkan di kursi mahal yang dibeli oleh rakyat, ternyata hatinya makin buta, nuraninya makin tuli dan perangainya makin rusak, tergerus nafsu maksiat duniawi hanya untuk memenuhi hasrat serakahnya dengan cara membungkus
kebiadaban bengisnya dengan memakai topeng ” Senyuman Kemunafikan “.
Sampai kapan rakyat jelata ini harus
menahan gempuran amarah akibat
pengkhianatan busuk mereka ?
Sampai kapan rakyat jelata ini harus
meredam rasa sakit yang selama ini
hanya diredam dengan menelan obat peredam rasa nyeri ?
Sepertinya Titik merah diujung jalan sana kian jelas dilihat oleh jutaan mata hati rakyat jelata. inikah sinyal bakal meledaknya tabung kesabaran rakyat yang dapat berubah menjadi semburat percikan api yang dapat membakar kebejatan mereka ? Muaranya tentu bakal mengejar ke para penyulut emosi rakyat,penyulut kemarahan rakyat dan atau ke pengkhianat rakyat yakni mereka para Oknum Pejabat yang masih nekad berbuat Korup.
Mereka para Oknum Pejabat Bejad yang masih berpura pura baik tetapi sesungguhnya berperilaku kejam dan menjelma menjadi Raja Tega kepada Rakyat yang sesungguhnya saat ini tengah mengeluh capek , karena faktanya jutaan anak Bangsa kian perih perutnya akibat keseringan menahan lapar dan dahaga akibat rendahnya Penghasilan yang diperoleh dan kerasnya perjuangan yang hanya sekadar untuk mempertahankan hidup.
Ratusan undang undang, Ribuan peraturan, Jutaan regulasi dan milyaran Juklak juknis abu abu telah dipaksakan diterapkan di Ranah Publik yang celakanya berpotensi menjadi kamuflase kebiadaban moral mereka para Oknum tanpa menyisakan sedikitpun ruang yang layak untuk bernafas lega bagi rakyat jelata yang Miskin ini.
Padahal kelayakan ruang bernafas tersebut sebenarnya teramat dinantikan dan dibutuhkan oleh rakyat jelata secara riil agar dapat menikmati kebenaran atas frase frase slogan Pemimpin negeri ini yang seringkali melontarkan bahasa klise dan kemunafikan dengan Mengucap kalimat ” Demi Kemakmuran dan Kesejahteraan Rakyat ” . Faktanya Nol Besar…..!!!
Kapan negeri ini akan berani memulai Perubahan Spektakuler dengan Niat yang Tulus dan Bersama sama Menggelar Ihtiyar ” Pertobatan Nasional ” ???
Anak bangsa yang selama ini sudah merasa lelah Menghadapi kondisi Negeri seperti ini, tak akan berhenti bersuara,selama Kerusakan moralitas dari para Oknum Pejabatnya tidak kunjung segera direvitalisasi dan Direhabilitasi secara Masif dan Serius. (Jhon).











