Publik Menanti, Kebijakan Plt Wali Kota Madiun Yang Fokus Kedepankan Skala Prioritas
Pasifiknews.com_MADIUN.Segala Kebijakan ataupun keputusan yang digulirkan oleh Pemerintah Kota Madiun harus dipandang secara arif dan bijak dengan mengedepankan pada aspek skala prioritas. Mengingat masyarakat sangat bergantung pada penyelesaian cepat atas persoalan yang kini tengah mencuat. Hal tersebut menjadi ujian awal bagi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dalam memimpin roda pemerintahan di Kota Pendekar.
Koordinator Gerakan Tangkap Koruptor (Gertak), Putut Kristiawan, mengingatkan agar Plt Wali Kota bersikap bijaksana, adil, dan tanpa diskriminasi dalam mengeksekusi program pembangunan. Langkah hati-hati ini sangat krusial agar nasib kepemimpinannya tidak berakhir sama dengan pendahulunya yang kini tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.
“Sebagai pelaksana tugas, saya harapkan Bagus Panuntun untuk berlaku lebih bijaksana dari sebelumnya. Karena kata kuncinya adalah bijaksana, adil, dan tanpa diskriminasi,” ujar Putut pada Senin 6 Juli 2026.
Menurut Putut, jika Pemerintah Kota Madiun tidak cermat dalam mengambil setiap Kebijakan, dampaknya bisa memicu kelesuan kerja di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika ASN malas bekerja, maka masyarakat luas yang akan terkena imbas buruknya, serta dapat merusak citra kepemimpinan dari Plt Wali Kota itu sendiri.
Menurutnya bahwa Saat ini, tiga persoalan mendesak yang membutuhkan penyelesaian cepat dan objektif dari Pemkot Madiun antara lain adalah kejelasan terkait penanganan darurat sampah, keputusan terkait sengketa JPC, hingga penentuan posisi Direktur Utama Perumdam Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari yang saat ini masih dalam proses Seleksi.(Pam.Jhn).











