Budi WKR ; Kinerja Kejari Kab Madiun Lamban & Baru Sebatas ‘ Omon Omon ‘
Pasifiknews.com_Madiun.Kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun atau Kejari Kabupaten Madiun masih dinilai lamban dan belum menunjukkan komitmen nya terutama terkait keseriusan dalam pengungkapan dan penanganan beberapa kasus korupsi yang ada di wilayah Kabupaten Madiun.Kejari Kabupaten Madiun dibawah kepemimpinan Oktario Hartawan Ahcmad saat ini dinilai masih belum mampu memulihkan tingkat kepercayaan Publik terhadap kinerja Kejari Kabupaten Madiun.Hingga saat ini komitmen penanganan kasus kasus korupsi di Kabupaten Madiun dianggap baru sebatas ‘ Omon omon ‘.
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Budi Santoso, pentolan LSM Wahana Komunikasi Rakyat atau WKR Madiun kepada media ini.
” Beberapa kasus di Kabupaten Madiun terkesan mandeg dan tidak jelas ‘ jluntrungnya ‘ ( bahasa Jawa) atau baru sebatas omon omon.Seperti yang pernah dipublikasikan oleh Kajari pada Januari kemarin akan segera menetapkan tiga tersangka kasus korupsi.Namun hingga 7 Pebruari ini baru ada penetapan 1 tersangka dan itupun bukan buah karya hasil penyidikan penyidik Kejari Madiun tetapi karena perintah Pengadilan yang menyidangkan dan memvonis Kades Cabean terkait perkara Kas Desa yang saat menjabat sebagai Camat Sawahan dan saat ini menjabat Kepala Bakesbangpol “, Kata Budi WKR saat diwawancarai oleh media ini.
Dikatakan lebih lanjut oleh Budi WKR bahwa pihaknya mempertanyakan progres penanganan beberapa kasus yang lain diantaranya kasus dugaan korupsi Pembangunan Kolam renangrenang yang hingga saat ini belum ada kabarnya.Dan ini menurutnya menambah daftar catatan panjang dari masyarakat menjadi hilang kepercayaan terhadap kinerja Kejari Kabupaten Madiun.Kemudian menurutnya kasus yang lain seperti kasus dugaan korupsi RTH Dinas Lingkungan Hidup senilai 2 Milyard yang dihentikan begitu saja dan dikembalikan ke Inspektorat.
Masih menurut Budi WKR bahwa berikutnya terkait kasus dugaan korupsi Aplikasi Kebencanaan di BPBD Kabupaten Madiun senilai 349 juta sampai sekarang juga dianggap tidak ada kabar terkait penanganannya.Menurutnya publik menjadi tidak percaya terhadap mekanisme penegakan hukum di Kejari Kabupaten Madiun dan dikatakan konyol banget.WKR menyatakan Hambar terkait penegakan hukum di Kejari Kabupaten Madiun.
Terkait statemen atau pernyataan Budi WKR ini hingga saat ini, media ini belum memperoleh tanggapan dari Kejari Kabupaten Madiun.(Jhon).







