Mengulas Stigma ” DeKesBud ” Kota Madiun Versi Forum Remood
Pasifiknews.com_Madiun.Potensi Ikonik terkait potret dari obyek sejarah menyangkut Kesenian dan Kebudayaan yang ada di Madiun dinilai belum tergarap secara maksimal dan serius.Salah satunya ditengarai akibat nuansa internal yang masih diwarnai oleh ‘ silang sengkarut ‘ implementasi tupoksi Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Madiun selama ini.Jika merujuk pada tupoksi otentik dari Marwah sebuah Lembaga Kesenian dan Kebudayaan, aktualisasi terhadap nilai nilai yang dikandungnya, dinilai masih jauh dari Stigma Ideal.
Ditemui dan diwawancarai oleh media ini pada Senin kemarin,Penasehat Forum Remboeg Madiun atau Remood Herry Sem buka suara dan menyatakan tidak akan ikut berkontestasi lagi di Kepengurusan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Madiun yang saat ini akan berakhir masa kerjanya.Seperti yang disampaikan kepada media ini, bahwa hingga saat ini menurut Herry Sem statusnya masih sebagai Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Madiun.
” Dengan ini Saya sampaikan bahwa saya menyatakan tidak akan ikut dalam kontestasi kepengurusan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Madiun yang mungkin akan dilakukan dalam waktu dekat ini .Sebentar lagi tugas saya sudah selesai dan tentunya saya berharap Ketua yang baru nanti bisa lebih baik lagi kedepan.Dewan Kesenian dan Kebudayaan itu adalah benteng moral, oleh karenanya siapapun nanti yang jadi Ketuanya, track record dan benang merahnya jangan sampai tidak bisa mewakili masyarakat.Saya berharap Ketua yang baru adalah orang seni dan paham budaya “, Kata Herry sem yang juga Ketua Ketua LSM Peduli Budaya ( Pedal ) Madiun ini menegaskan.
Dikatakan lebih lanjut oleh Herry sem bahwa Ketua yang baru nanti harus paham budaya terutama menyangkut ” Cipto,roso,karso,paham masalah etika,estetika dan ruang waktu ” yang nantinya bisa disampaikan ke ranah Publik untuk membuat perencanaan program yang diharapkan ada benang merahnya dengan budaya.Jangan sampai nanti malah tidak tau seni dan budaya.
Sementara itu,saat dimintai komentarnya,Ketua Forum Remboeg Madioen atau Remood Budi Hartanto mengatakan bahwa sebagai Forum Remboeg bagi publik, saat ini Remood sedang menyusun rencana variabel kegiatan sosial dan gerakan moralitas yang kedepan diharapkan bisa bekerja sama dengan pemerintah kota Madiun dan birokrasi terkait lainnya.Menurutnya bahwa saat ini keuangan perekonomian sedang stagnan dan devlasi serta terjadi penurunan daya beli masyarakat.Diharapkan perekonomian di Madiun bisa kembali pulih seperti biasa.
Masih menurut Budi Hartanto bahwa pihaknya berharap kedepan Remood dapat menjadi Mitra Strategis, bisa menjadi mitra kerja sama yang lebih elegan didalam menyikapi aspirasi masyarakat terutama masyarakat marjinal yang notabene kesejahteraannya belum jelas dan hal inilah yang akan didiskusikan dengan Pemerintah Daerah supaya penataannya kedepan bisa lebih baik.(Jhon).







