Rubrik Seni & Budaya ; Mengenal Pengrajin Gamelan Laras Utomo di Sukoharjo ( Tetap Eksis Produksi Gamelan Berkwalitas )
Pasifiknews.com_Sukoharjo.Pengrajin Gamelan Laras Utomo yang berlokasi di Dusun Jatiteken, RT 02,RW 05 , Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah hingga saat ini terlihat masih eksis memproduksi berbagai jenis Gamelan yang terbuat dari Bahan Besi, Kuningan dan Perunggu.


Produksi Gamelan yang diawali dan dirintis dahulu kala oleh Mbah Ronggo Pawiro Sutomo dan turun ke Raden Ngabehi Saleh Sutomo dan saat ini diteruskan usahanya oleh Keturunan ketiga yakni Francisxus Eko Putro (39) masih Eksis memproduksi Gamelan melayani Pesanan Konsumen.
” Saya ini generasi ketiga yang alhamdulillah hingga saat ini masih eksis memproduksi Gamelan melayani permintaan konsumen, baik konsumen lokal, berbagai daerah di Indonesia dan konsumen dari luar negeri.Gamelan produksi saya juga sudah pernah dipesan konsumen dari Amerika dan Inggris. Produksi Gamelan saya terbuat dari berbagai jenis bahan seperti Besi, Kuningan dan Perunggu. Saya melayani selera konsumen, baik untuk pembelian Satu Set maupun Eceran ” , Kata Francisxus Eko Putro kepada Pasifiknews.com dalam sesi wawancara khusus pada Minggu, 23 Agustus 2025.


Dikatakan lebih lanjut terkait harga dari produk Gamelan yang ia produksi, menurutnya ada beberapa kategori harga tergantung permintaan konsumen.Menurutnya untuk Satu Set Gamelan yang berbahan besi harganya berkisar 8 juta dengan jenis Plat 8 mili.Gamelan berbahan dasar Kuningan, harga satu Setnya sekitar 300 Juta rupiah dan Gamelan berbahan dasar Perunggu asli Tempa bukan Pres, harga satu Setnya sekitar 450 Juta (Standart) dan 600 Juta (istimewa) .


Menjawab pertanyaan Jurnalist Pasifiknews.com terkait jenis Gamelan yang diproduksinya, diantaranya jenis Gamelan Peking, Saron, Demung, Bonang, Kenong, Ketuk Kempyang, Bende, Kempul, Suwuk,an dan Gong Gede.

Untuk informasi lebih jelas dan lengkap, bisa menghubungi ke Nomor ; 081232168382.WA/Telpon ; Francisxus Eko Putro atau ke Redaksi Pasifiknews.com.(Jhon).













