Suara Redaksi ; Menanti Penegakan Hukum Yang Makin Berkwalitas & Berintegritas Setelah Gaji Para Hakim Naik
Pasifiknews.com_Madiun.Di Negara yang katanya kaya raya dan menurut kalimat orang Jawa adalah negeri yang ” Gemah ripah loh jinawi ” , potret faktanya seperti memang benar adanya.Dalam penyampaiannya beberapa waktu yang lalu Pemimpin di negeri ini dengan sejumlah pertimbangan menyatakan mengambil kebijakan fenomenal yakni ” Menaikkan gaji para hakim hingga mencapai 280℅ ” dari nilai sebelumnya.
Kapasitas hakim sebagai garda terakhir bagi penegakan hukum atas semua permasalahan dan pelanggaran hukum yang terjadi di negeri ini dan garda terakhir bagi para pencari keadilan yang memimpikan proses dan putusan atas perkara hukum yang dilakukan oleh para hakim di Pengadilan benar-benar memiliki komitmen berintegritas, berani, obyektif, independen, bermoral, berkwalitas dan adil serta bermartabat dalam Memutus setiap perkara hukum yang disidangkan di Pengadilan.
Dalam konteks itu, publik secara sistematis dan obyektif akan semakin sensitif dan terpanggil dalam mengamati, memantau dan bahkan ikut mengawasi setiap perilaku para hakim dalam setiap penanganan perkara hukum yang selama ini sangat rentan oleh intervensi kepentingan,perilaku menyimpang, tergiur oleh iming-iming ‘ uang suap ‘ dan banyak lagi persekongkolan persekongkolan antara oknum oknum hakim nakal dan para pihak yang memiliki kepentingan yang tak lagi menggunakan nalar sehat dan keutamaan hati nuraninya.
Sebagai alarm agar tidak ada lagi oknum hakim yang berani terima suap dan memainkan putusan,serta anti gratifikasi,maka perlu dipikirkan dan disiapkan untuk membuat formula regulasi baru yang semata mata tujuannya untuk kepentingan menjaga komitmen yang lebih kuat dari para hakim yang gajinya akan dinaikkan secara signifikan ini.
Atas sejumlah alasan dan harapan besar agar penegakan hukum di negeri ini berubah semakin baik, konsisten pada sumpah janjinya dan tatanan peradilan hukum ini bisa semakin berkwalitas dan bertanggung jawab atas kedudukan mulia para hakim sebagai Wakil Tuhan didunia ,maka konsekwensi tersebut menjadi beban dan tanggung jawab yang cukup berat para hakim untuk semakin baik kedepan terkorelasi setelah diringankan urusan ekonominya dengan kenaikan gaji yang cukup fenomenal ini.
Publik bakal menanti seperti apa faktanya kedepan,apakah masih Stagnan atau benar benar semakin baik dan sehat.
Publik boleh berharap,penegakan hukum di negeri ini kedepan tak lagi bisa dibelokkan oleh pihak pihak tertentu yang karena kepentingannya bisa ‘ membeli ‘ putusan hakim, dan demikianpun keteguhan komitmen dari para hakim terhadap tugas dan kewajibannya akan semakin mengokohkan fundamental dasar dalam rangka mewujudkan terciptanya Penegakan Supremasi Hukum sesuai harapan rakyat, bangsa dan negara. (Jhon Pemred).












