Pasifik News
Beranda Nasional Bawaslu Kota Madiun Selenggerakan Giat Penguatan Kelembagaan ” Hubungan Antar Lembaga & Eksistensi Kelembagaan “

Bawaslu Kota Madiun Selenggerakan Giat Penguatan Kelembagaan ” Hubungan Antar Lembaga & Eksistensi Kelembagaan “

Pasifiknews.com_Madiun.Bertempat di Hotel Mercure Madiun, pada Senin 20 Oktober 2025 , Bawaslu Kota Madiun menggelar Giat bertajuk Penguatan Kelembagaan ” Hubungan Antar Lembaga dan Eksistensi Kelembagaan Bawaslu Kota Madiun “.

Sejumlah Narasumber dihadirkan dalam acara tersebut oleh Bawaslu Kota Madiun seperti Moda Alfian,SP , Pengamat Pemilu dan Demokrasi Dr Harjono,SH MCL, Akademisi Universitas Gajah Mada Dr rer pol Mada Sukmajati, S IP, MPp, Tenaga ahli DPRRI La Ode Kairul. Para Narasumber dalam acara tersebut masing-masing menyampaikan Materi seputar KePemiluan dan membedah sejumlah Regulasi dan Undang undang Pemilu dengan segala dinamika dan issue issue yang terjadi dalam setiap pelaksanaan Pemilu yang terjadi selama ini.

Hadir dalam acara tersebut unsur Anggota Bawaslu Jatim Ny. Eka Rahmawati,S Sos,MM ,Forkopimda yakni dari Kepolisian, Kejaksaan, Perwakilan Pemkot Madiun yakni Asisten Pemerintahan Walikota Madiun Budi Wibowo, Akademisi, Anggota Bawaslu Kota Madiun Noveri wahyu hidayat,SAp ,Para Mahasiswa Mahasiswi dan undangan lainnya.

Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho,SH yang diwawancarai oleh Media di sela sela acara tersebut mengatakan ;

” Kegiatan ini adalah kerjasama antara Bawaslu RI dengan Komisi 2 DPRRI yang dilakukan secara serentak di Bawaslu Kota/Kab se Indonesia. Kami mengambil Sub Tema Penguatan Kelembagaan dan Eksistensi kelembagaan yang kami tindaklanjuti dengan dua program yakni Go to Schooll dan Diskusi bersama Mahasiswa. Mengutip pada data KPU RI bahwa jumlah DPT Nasional pemilih sekitar 203 juta yang didominasi oleh Kategori pemilih Genzi dan Milenial “, Kata Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho,SH saat diwawancarai oleh Pasifiknews.com disela sela acara tersebut.

 

Dari jumlah dan kategori yang mendominasi tersebut, menurut Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho bahwa apabila dijumlahkan ada sekitar 58 sekian prosen yang dimungkinkan dalam Pemilu dan Pilkada periode mendatang akan mendominasi DPT Nasional. Oleh karenanya, menurut Wahyu Sesar bahwa Para mahasiswa, Genzi dan Milenial ini perlu dan penting untuk diberikan Edukasi dan Sosialisasi agar kedepan tidak merasa Skeptis dan Apatis dalam Pemilu mendatang.

 

Masih menurut Wahyu Sesar, seiring perkembangan zaman yang semakin canggih yang salah satunya yakni Teknologi IA yang dapat merubah sebuah foto menjadi video atau sebaliknya , nah setidaknya para Genzi dan milenial penting untuk diberikan Literasi dan pemahaman , yang nantinya bukan tidak mungkin akan digunakan di Kampanye Politik tidak digunakan untuk Mendiskreditkan orang, untuk issue sara atau mempolitisasi agama.

 

Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho,SH berharap dari program ini Bawaslu Kota Madiun khususnya semakin meningkat eksistensi kelembagaannya dan Metodologi Penelitian guna mengukur refleksi dan bahan evaluasi bagi Kelembagaan, dan dia berharap program ini bisa didukung oleh Jajaran Stake holder Pemkot Madiun maupun para Mahasiswa. (Jhon).

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan