Mengaku Telah Turun Lapangan & Temukan Data LSM Pakem Madiun Akan Tindaklanjuti ke Aparat Penegak Hukum soal Pengelolaan Parkir Bahu Jalan
Pasifiknews.com_Madiun.Terkait dengan belum Dilakukannya Tender Lelang pengelolaan parkir bahu Jalan di Kota Madiun hingga saat ini,LSM Garis PAKEM Mandiri Madiun menyatakan telah melakukan Investigasi di lapangan dan menyatakan telah menemukan banyak data terkait hal tersebut.
” Kami LSM Garis Pakem Mandiri Madiun telah melakukan serangkaian Investigasi dilapangan yang diantaranya kami memperoleh data dari sekitar 250 titik parkir yang terkait dengan Nominal Setoran , dari beberapa orang dan Jukir, kami konfirmasi bahwa setoran tidak berpengaruh pada cuaca.Data yang kami peroleh pada tahun 2023 pendapatan retribusi parkir yang masuk ke kas daerah relatif besar, namun di tahun 2024 saat ada kenaikan retribusi parkir motor dari 2 ribu menjadi 3 ribu, kok pendapatan justru menurun, ada apa ? “, Kata Ketum LSM Garis Pakem Mandiri Madiun UDIN kepada Pasifiknews.com pada Senin 20 Oktober 2025.
Lebih lanjut dikatakan oleh Udin Pakem bahwa saat dirinya mengkonfirmasikan terkait besaran Setoran, menurutnya Per hari nilainya mencapai 6 juta sekian yang menurutnya justru menurun saat ada kenaikan retribusi parkir. Menurut Udin Pakem, dari data yang ia peroleh, pendapatan retribusi parkir Per harinya harusnya mencapai 9 juta 700 sekian, yang menurutnya ada potensi hilang sekitar 3 juta rupiah Per hari nya.
Masih menurut Udin Pakem nilai Per tahun nya pendapatan yang masuk kisaran 1,80 M. Dikatakan bahwa menurutnya dari data yang dia miliki pihaknya akan terus mengawal dan saat ini dalam proses menghitung serta dikatakan oleh Udin Pakem akan menindaklanjuti ke aparat penegak hukum.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Subakri yang dikonfirmasi oleh Pasifiknews.com terkait hal ini mengatakan ;
” Ini msh dalam proses kajian….dan lelang sdh terjadwal….bpk…mtr swn “, Kata Subakri melalui Pesan Whatsapp kepada Pasifiknews.com.(Jhon).











