Respon Kebakaran Pasar Sri Jaya APPSI Desak Pemkot Madiun Evaluasi Keamanan Pasar
Pasifiknews.com_Madiun.Kebakaran yang melanda area kios Pasar Sri Jaya (Pasar Burung) Joyo, Kota Madiun, pada Senin (26/1/2026) tengah malam, memicu sorotan serius dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Madiun. Organisasi pedagang tersebut mendesak Pemerintah Kota Madiun segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan dan keamanan pasar tradisional.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu menghanguskan empat kios pedagang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil dan menewaskan sejumlah burung yang berada di dalam kios.
Sebagai bentuk kepedulian, pengurus APPSI Kota Madiun mendatangi langsung lokasi kebakaran pada Selasa (27/1/2026).
Ketua Komisariat APPSI Pasar Sri Jaya, Hadi Sujatno, menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut, terlebih salah satu kios yang mengalami kerusakan terparah merupakan milik anggota APPSI.
“Kios yang paling parah milik Sunaryo, kebetulan anggota APPSI. Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah ini,” ujar Hadi.
Ia berharap pengelola Pasar Sri Jaya, dalam hal ini Pemerintah Kota Madiun, segera melakukan perbaikan agar pedagang yang terdampak dapat kembali beraktivitas dan mencari nafkah.
“Harapan kami segera ada perbaikan supaya pedagang bisa berjualan kembali,” tambahnya.
Selain meninjau kios yang terbakar, pengurus APPSI juga berdialog dengan pedagang di sekitar lokasi. Ketua Bidang Organisasi APPSI Kota Madiun, Budiono, mengingatkan pentingnya kewaspadaan pedagang terhadap aspek keselamatan.
“Dengan kejadian ini, kami berharap pedagang lebih waspada, menjaga keselamatan, ketertiban, dan kebersihan,” ujarnya.
APPSI Kota Madiun juga berencana mengajukan audiensi dengan Pemerintah Kota Madiun untuk membahas kondisi pasar tradisional secara menyeluruh.
Ketua APPSI Kota Madiun, Mayang Lili Marwanti, menilai sejumlah pasar masih membutuhkan perhatian serius, terutama dari sisi penataan dan keamanan bangunan.
“Beberapa pasar penataannya masih semrawut, paving banyak yang rusak, dan pengelolaan sampah kurang baik. Kondisi seperti ini riskan dan butuh penanganan segera,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran di Pasar Sri Jaya berhasil ditangani oleh petugas gabungan. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, dibantu petugas BPBD serta personel Polsek Kartoharjo Polres Madiun Kota. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam.
“Tidak ada korban jiwa, namun burung-burung yang berada di dalam kios banyak yang mati,” jelas Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandie.
Untuk mencegah api merembet ke bangunan lain, petugas juga memutus aliran listrik di area pasar. Sementara itu, kepolisian memasang garis polisi di sekitar kios yang terbakar guna mendukung proses penyelidikan.(Pam.Jhn).















