Deteksi Dini Pencegahan Kanker Serviks ” Pentingnya Wanita Lakukan Pemeriksaan PapSmir Sejak Dini “
Pantauan Zein Andiny,Crew Pasifiknews.com di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun
Pasifiknews.com_Madiun.Dalam kesempatan Pra Tupoksi mengawali tugasnya sebagai Calon Jurnalis Pasifiknews.com, Zein Andiny Ayu Lestari melaporkan hasil Pantauan sekaligus hasil liputannya ke Redaksi.
Seperti ini Hasil pantauan Zein Andiny meliput Kegiatan Papsmir di Puskesmas Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun pada Rabu pagi 9 September 2026 sekira pukul 08.00.
Diketahui Puskesmas Banjarejo menyelenggarakan pelayanan Cek Papsmir terhadap kader posyandu Dahlia B di puskesmas Kelurahan Banjarejo, terlihat mereka sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Hal ini didasari dari niat dan kesadaran demi pentingnya Aspek Kesehatan khususnya bagi seorang wanita yang memiliki rahim sehat/tidak. Pemeriksaan Pap smear secara umum merupakan pemeriksaan medis pada bagian leher rahim yang berguna untuk mengetahui tanda-tanda perubahan pada leher rahim. Pemeriksaan ini merupakan cara termudah untuk mengetahui jika wanita memiliki virus HPV (Human Papilloma Virus) yang menjadi salah satu penyebab penyakit kanker serviks.
Diharapkan Dari hasil pemeriksaan pap smear ini akan dapat mendeteksi apabila ada perubahan bentuk sel akibat infeksi HPV. Bila kanker Serviks diketahui lebih awal tentunya pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan resiko yang dialami pasien lebih ringan. Selain untuk mendeteksi secara dini kanker serviks, Pap Smear juga dapat membantu mendeteksi penularan penyakit menular seksual lainnya.
Pemeriksaan pap smear disarankan minimal satu tahun sekali pada seorang wanita sudah menikah atau sudah pernah melakukan hubungan seksual. Umunya wanita cenderung malas melakukan Pap Smear. Hal ini disebabkan karena pasien berkecenderungan membayangkan peralatan yang digunakan, perasaan akan muncul rasa sakit dan kadang-kadang malu / tidak nyaman sehingga membuat sebagian besar wanita mengabaikan pemeriksaan ini.
Disarankan Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear yaitu beberapa hari setelah menstruasi dan sementara tidak melakukan hubungan suami istri atau hubungan badan 3-5 hari sebelum pemeriksaan dilakukan.
Proses pemeriksaan Pap Smear sebenarnya cukup mudah dan cepat karena pengambilan sampel tidak memerlukan waktu yang lama. Prosedurnya pun sederhana, cukup dengan mengambil sampel di daerah leher rahim dengan menggunakan spekulum yang dilanjutkan dengan menggunakan spatula untuk pengambilan sampel. Kuncinya pasien jangan tegang dan rileks saja.
Konfirmasi kepada Pihak Puskesmas Banjarejo dikatakan bahwa dalam kegiatan tersebut pasien yang mengikuti Pemeriksaan Papsmir tersebut sejumlah 96 ibu ibu termasuk Zein Andiny. (Zein.Jhn).












