Polisi Terus Lidik Kejadian Balita Terjatuh dari Lantai 3 di RS Hermina Kota Madiun
Pasifiknews.com_Madiun.Guna mencari titik terang terkait kronologis peristiwa kejadian,alat bukti dan keterangan para saksi sebagai bagian dari proses hukum,hingga kini Polisi masih terlihat keluar masuk area Rumah sakit Hermina Kota Madiun. Seperti diketahui terjadi Insiden fatal yang menimpa seorang balita berinisial “I” (4), yang diduga terjatuh dari lantai tiga gedung RS Hermina Madiun pada Rabu,29 April 2026 kemarin siang.Kejadian tersebut hingga kini masih menjadi fokus penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Sejauh ini,pantauan media terkait kronologis kejadian dan penyebab bagaimana korban bisa jatuh dari ketinggian di RS Hermina tersebut, masih belum terungkap. Sejumlah fakta di lokasi kejadian masih terus didalami, termasuk kondisi area dan kemungkinan faktor kelalaian maupun aspek keselamatan bangunan.
Diketahui,satuan Unit Satreskrim Polres Madiun Kota bergerak pada hari kejadian dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas menginventarisasi barang bukti serta memetakan situasi di sekitar titik jatuhnya korban guna mengurai penyebab insiden.
Informasi yang didapat atas kejadian tersebut,saat itu Korban sempat mendapatkan perawatan intensif pascakejadian. Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya. Balita tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 30 April 2026.
Pasca kematian korban, polisi kembali turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP ulang. Langkah ini diambil untuk memperdalam analisis dan mencocokkan temuan awal dengan perkembangan terbaru dalam penyelidikan.
Kapolres Madiun Kota, Wiwin Junianto, kepada media menyatakan proses penanganan perkara masih berada pada tahap pengumpulan data dan keterangan.
“Masih tahap pengumpulan fakta oleh tim Satreskrim,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Kamis 30 April 2026.
Hingga saat ini, polisi terus menghimpun keterangan saksi dan bukti pendukung. Penanganan kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat lokasi kejadian berada di fasilitas layanan kesehatan yang semestinya memiliki standar keamanan ketat.
Sementara itu hingga saat ini Pihak RS Hermina juga belum memberikan keterangan resmi kepada Media perihal insiden tersebut.Saat dihubungi, Humas RS Hermina, Galih Ariwibawa ketika dikonfirmasi menjawab dan mengaku belum mengetahui kejadian tersebut dengan alasan masih berada di luar kota.
“Maaf pak saya habis kunjungan dari luar belum sampek RS,” jawabnya singkat lewat pesan Whatsapp. (J.Jhn).













