Pasifik News
Beranda Nasional Potret Kilas Moment Jelang Pelantikan Walikota & Wakil Walikota Madiun di Istana 20 Pebruari 2025

Potret Kilas Moment Jelang Pelantikan Walikota & Wakil Walikota Madiun di Istana 20 Pebruari 2025

Pasifiknews.com_Madiun. Pada hari Kamis,20 Pebruari 2025 Walikota Madiun dan Wakil Walikota Madiun Dr Drs H Maidi,SH,MM,MPd dan Bagus Panuntun akan dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana.Inilah beberapa Potret saat H Maidi dan Bagus Panuntun yang akan Dilantik sebagai Walikota Madiun dan Wakil Walikota Madiun Terpilih di Pilkada 2024 yang lalu Masa Bakti periode 2025 – 2030.
Sejumlah pendukung dan simpatisan H Maidi dan Bagus Panuntun ikut mengantar ke Jakarta.Sesuai rencana setelah dilantik sebagai Walikota Madiun dan Wakil Walikota Madiun ,H Maidi dan Bagus Panuntun akan langsung  mengikuti ” Retreat ” di Magelang Mulai 21 sampai Tanggal 28 Pebruari 2025 mendatang.
Salah satu Pengantar H Maidi dan Bagus Panuntun menuju pelantikan di Istana yakni Kokok Heru Purwoko,SH,MH saat dihubungi dan dikonfirmasi oleh Pasifiknews.com mengatakan
” Sesuai informasi pada 18 Pebruari ini agenda jelang Pelantikan adalah Gladi Kotor.Kemudian pada 19 Pebruari Gladi Bersih dan 20 Pebruari 2025 Pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana.Setelah itu tanggal 21 hingga 28 Pebruari mengikuti Retreat atau Pembekalan di Magelang “, Kata Kokok Heru Purwoko,SH,MH atau yang akrab disapa Kokok HP kepada Pasifiknews.com.
Dikatakan lebih lanjut bahwa agenda Retreat di Magelang tersebut menurut Kokok HP akan diisi oleh beberapa Pemateri, diantaranya Para Menteri, Akademisi, Mantan Presiden dan dihari terakhir Pematerinya adalah Presiden Prabowo sendiri.Di hari terakhir Wakil Kepala Daerah dijadwalkan akan ikut juga dalam Retreat tersebut.
Sementara itu menurut Budi Santoso atau yang akrab disapa Budi WKR yang juga ikut mengantar, kepada Pasifiknews.com mengatakan
” Berkenaan dengan Inpres 1 2025 tentang efisiensi anggaran, tidak akan berdampak untuk Kota Madiun, dikarenakan banyaknya penghargaan tingkat nasional yang ada nilai insentifnya yang bisa dipergunakan untuk menutupi pemangkasan anggaran tersebut “, Kata Budi WKR. (Jhon).
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan