Persediaan Solar Subsidi Di 15 SPBU Ponorogo Habis, Antrian Kendaraan Hingga Malam, Sopir Mengeluh Begini
Ponorogo, | Pasifik news.com_ Antrian kendaraan roda empat maupun truk hingga bus mengular panjang di sepanjang SPBU Ponorogo beberapa hari belakangan.
Pengendara kendaraan bermesin diesel itu rela antre berjam-jam di SPBU yang ada di Ponorogo demi mendapatkan biosolar.
Bahkan sebagian loncat dari satu SPBU ke SPBU lainnya lantaran kehabisan Kuota solar subsidi itu saat mengantri.
Deni Irawan, sopir truk menyebut kelangkaan solar subsidi terjadi sejak awal Desember ini. Biasanya harus antri berjam-jam bersama pembeli lain. Bahkan tak sama semua SPBU memiliki stok solar bersubsidi tersebut.
“Biasanya kalau ada informasi kiriman suara langsung datang ke SPBU, itu pun sudah ramai yang antre”, katanya.
Deni menambahkan kondisi tersebut juga terjadi di beberapa SPBU lain di luar Ponorogo. Kondisi itu diakuinya mengganggu pekerjaannya sebagai sopir truk pasir yang dikejar waktu.
Bagaimana tidak, waktunya kerap terpangkas banyak hanya untuk antri di SPBU.
” Setiap akhir tahun pasti seperti ini, mau beli banyak pakai jerigen juga tidak boleh, jadi terpaksa harus antri”, ungkapnya.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (disperdagkum) Ponorogo Ringga Dwi Heri Irawan mengatakan bahwa langkanya solar di sejumlah SPBU tersebut seiring menipisnya jatah Kuota solar.
Tercatat per kemarin (24/12),Kuota solar 40.770 kilo liter (Kl) di 15 SPBU telah habis. Menurut Ringga kondisi itu disebabkan tingginya permintaan solar belakangan ini, lansiran Madiun Koto. gi. id.
“Kami sudah ajukan penambahan solar ke PT. Pertamina Kediri dan sudah disetujui, perkiraan mulai dikirim Senin (25/12) nanti “,jelasnya
Ringga memperkirakan kuota tambahan yang didapat Pemkab setempat di angka 450 Kl. Jumlah tersebut termasuk sedikit mengingat kebutuhan jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) melonjak drastis.
Pihaknya merasa perlu menjaga kuota tambahan itu agar cukup hingga 31 Desember mendatang.
“Agustus lalu kami juga sudah ajukan usulan kuota tambahan rp5.471 Kl”, tuturnya.
Editor:Erawati













