Pasifik News
Beranda Pendidikan LSM Pakem Madiun Terus Telusur Dugaan ‘ Pungli ‘ Program PPG PAI

LSM Pakem Madiun Terus Telusur Dugaan ‘ Pungli ‘ Program PPG PAI

ket. foto : Udin Ketua LSM Pakem

Pasifiknews.com_Madiun.Mencuat di Publik soal dugaan adanya praktek ‘pungli’ terselubung yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap peserta Pendidikan Profesi Guru bagi guru Pendidikan Agama Islam atau PPG PAI tahun 2024 terus ditelusuri oleh LSM Garis Pakem Mandiri Madiun.Seperti diketahui bahwa Kementerian Agama Republik Indonesia telah menerbitkan regulasi terkait Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru bagi Guru Pendidikan Agama Islam atau PPG PAI seperti yang tertuang di Keputusan Sekretaris Jenderal Kemenag RI nomor 57 Tahun 2024.

” Sebagaimana regulasi yang sudah ada, pembiayaan pendidikan PPG PAI tersebut sudah dialokasikan oleh 4 sumber pendanaannya yakni dari APBN Kemenag RI, APBD, LPDP Kementerian Keuangan dan Lembaga Negara/Pemerintah Non Struktural.Tidak ada sumber lainnya selain ketentuan yang tertuang dalam Keputusan Sekjend Kemenag RI nomor 57 Tahun 2024 “, Kata Ketum Pakem yang akrab dipanggil Udin Pakem ini kepada media.

Dikatakan lebih lanjut oleh Udin Pakem bahwa program PPG PAI tersebut pesertanya adalah para guru honorer baik K1 atau K 2 yang selama ini kondisi riil gaji atau honor yang mereka terima tiap bulan nya masih jauh panggang dari pada api,sekitaran ratusan ribu yang untuk memenuhi kebutuhan harian mereka saja sangat tidak sebanding.
” Sangat ironis jika masih ada oknum tertentu yang memanfaatkan program PPG PAI sebagai alat untuk ‘ mempungli ‘mereka.ini terus kami telusuri informasi dugaan pungli dengan indikasi memakai modus membayar Infaq ke Baznas Kota Madiun senilai 6 juta 250 ribu melalui oknum koordinator PPG PAI “, Kata Udin Pakem sambil menunjukkan data data terkait hal tersebut.

Seperti yang telah diberitakan oleh media ini kemarin, Kepala Kemenag Kota Madiun Zainut Tamam saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa dirinya mengaku tidak pernah dengar atau tidak tau jika ada informasi dugaan pungli di PPG PAI 2024.Menurutnya program tersebut sudah diatur terkait sumber pembiayaannya dan ada aplikasi Siaga yang dipergunakan oleh peserta terkait penyelenggaraan PPG PAI tahun 2024.Dikatakan ada sekitar 56 orang guru honorer SD dilingkup Dinas Pendidikan Kota Madiun yang ikut kuliah PPG PAI.Dikatakan juga bahwa program PPG PAI tersebut dilaksanakan oleh Baznas Kota Madiun sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural.

Mengakhiri wawancara dengan media ini Udin Pakem mengatakan akan terus menelusuri dugaan pungli terhadap peserta PPG PAI 2024 tersebut yang menurutnya bukan tidak mungkin hal ini tidak saja terjadi di Kota Madiun tapi daerah lainnya.Saat ini menurut Udin sebagai lembaga monitoring mengaku sudah mengantongi beberapa bukti seperti bukti transfer, bukti penerimaan dan bukti Chatting Whatsapp group PPG yang ditengarai menjadi arahan dari oknum koordinator.

Sementara itu sejak kemarin pihak Baznas Kota Madiun saat dikonfirmasi via Whatsapp dan melalui telepon belum memberikan tanggapan atau jawaban terkait hal tersebut.(Jhon).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan